Cybercounseling untuk Generasi Era Milenia

Home / Kopi TIMES / Cybercounseling untuk Generasi Era Milenia
Cybercounseling untuk Generasi Era Milenia Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat. (Grafis: Dena/TIMES Indonesia)

TIMESJOMBANG, YOGYAKARTA – Pada hakikatnya setiap manusia memiliki potensi dan masalah. Namun, hampir semuanya tidak ada yang bisa mengembangkan potensi dan menyelesaikan masalahnya sendiri secara sempurna.

Apalagi, kalau kita ingat sabda Rasulullah SAW, innal insaana mahalul khaththaa’ wan nis-yaan, (sesungguhnya manusia itu tempat salah dan lupa).

Untuk membantu individu maju di samping ada keterbatasannya, maka salah satu strategi yang efektif adalah konseling.

Namun, pada praktiknya terjadi pemahaman yang kurang tepat terhadap konseling. Sehingga, terjadi distorsi makna bahwa konseling hanya hadir untuk menyelesaikan masalah. Padahal, konseling juga memiliki fungsi preventif dan pengembangan (developmental).

Dalam konteks inilah kita bisa meng-claim bahwa konseling itu untuk semua (counseling for all). Konseling yang efektif seharusnya selalu disesuaikan pendekatannya dari waktu ke waktu.

Karena itu, konseling di era milenial perlu diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan jaman sehingga terjaga relevansi dan efektivitasnya.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com