Tak Perlu Dipaksa, Ini Langkah Mudah agar Anak Mau Tidur Siang

Home / Gaya Hidup / Tak Perlu Dipaksa, Ini Langkah Mudah agar Anak Mau Tidur Siang
Tak Perlu Dipaksa, Ini Langkah Mudah agar Anak Mau Tidur Siang Ilustrasi Anak Tidur. (foto: Grid.ID)

TIMESJOMBANG, JAKARTATidur siang memberikan manfaat untuk perkembangan anak dan kesehatan anak sama seperti tidur malam. Saat tidur, tubuh anak akan memproduksi hormon pertumbuhan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, tidur cukup juga dapat mencegah anak kelelahan yang bisa membuatnya rewel sepanjang hari.

Namun, tak jarang anak justru malas untuk tidur siang. Mereka pasti lebih memilih bermain daripada tidur siang. Jika hal ini terjadi, Anda bisa membujuk anak agar mau tidur siang dengan langkah berikut.

1. Ajak anak tidur siang tidak lama setelah ia makan siang

Seperti orang dewasa, anak-anak pun akan mengantuk setelah makan. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengajak anak tidur siang. Ciptakan lingkungan nyaman agar anak bisa tidur lebih cepat. Misal, nyalakan AC atau kipas angin agar anak tidak kepanasan, matikan TV, dan matikan lampu kamar.

2. Jadwalkan waktu tidur siang yang sama setiap hari

Jadwal tidur dan bangun tidur yang selalu tepat waktu adalah salah satu langkah awal paling penting jika Anda ingin anak tidur cukup. Sebisa mungkin jadwalkan waktu tidur dan bangun tidur siang pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di hari liburnya sekalipun.

Dengan mematuhi jadwal tidur yang teratur setiap harinya, tubuh anak menjadi lebih ringan karena hormon kortisol yang dilepaskan lebih teratur. Hormon kortisol yang selalu stabil memberinya energi lebih besar dan tahan lama untuk beraktivitas selanjutnya.

3. Ajarkan anak untuk bisa tidur sendiri

Hindari memaksa anak untuk tidur siang, karena mereka cenderung akan menolak, pura-pura tidur, dan malah lanjut bermain sendiri di kamarnya ketika Anda meninggalkannya. Latih anak untuk bisa tidur sendiri tanpa harus dibujuk. Jika Anda rasa anak sudah mulai mengantuk, ajak anak ke tempat tidur dan biarkan hingga tertidur sendiri. Cobalah untuk tidak menepuk-nepuk pantatnya atau mengelus dahinya. Pasang musik tenang untuk membantu anak cepat tertidur.

4. Jelaskan bahwa anak bisa meneruskan bermain setelah tidur siang

Banyak anak menolak tidur siang karena sedang asyik bermain dan tidak ingin melewatkan waktu bersenang-senangnya sedikit pun. Bagaimanapun juga, anak tetap harus tidur siang karena ia butuh.

Jika bermain bersama teman, beri pengertian bahwa teman bermainnya pun juga harus tidur siang. Cobalah jelaskan pada anak bahwa ia bisa melanjutkan nonton TV atau bermain lagi setelah tidur siang.

Meski memiliki manfaat untuk kesehatan anak, jangan terlalu memaksa anak untuk tidur siang. Tinggalkan ia dengan beberapa mainan atau buku dan berikan ia waktu untuk menenangkan diri. Setidaknya, cara ini bisa menghemat energinya dan membuatnya sedikit beristirahat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com