Semakin Canggih, Smartphone Terbaru Bisa Bantu Diagnosa Infeksi Telinga

Home / Gaya Hidup / Semakin Canggih, Smartphone Terbaru Bisa Bantu Diagnosa Infeksi Telinga
Semakin Canggih, Smartphone Terbaru Bisa Bantu Diagnosa Infeksi Telinga Smartphone yang dapat diagnosa Infeksi Telinga. (FOTO: telset.id)

TIMESJOMBANG, JAKARTA – Smartphone generasi terbaru telah berkembang semakin canggih. Tak hanya sekadar menjadi perangkat yang dapat melakukan panggilan telepon, mengirim email, memutar musik, dan menjelajahi web. Namun smartphone terbaru saat ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas manusia di berbagai  bidang, termasuk kesehatan.

Salah satu diantara fungsi luar biasa smartphone tersebut misalnya digunakan di bidang medis sebagai pemindai ultrasound dan juga sebagai alat untuk membantu mendeteksi Alzheimer.

Para peneliti baru-baru ini mengembangkan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis infeksi telinga. Aplikasi yang digunakan di smartphone ini sangat berguna bagi tiap orang yang mengalami infeksi telinga atau ingin mendiagnosa gangguan pada telinga mereka.

Melalui penggunaan aplikasi dan alat bantu berupa kertas kerucut (paper cone), aplikasi ini akan dapat mendiagnosis infeksi telinga seara mandiri, sebelum  pengguna ke rumah sakit atau ke dokter. Bagaimana cara kerjanya?

Dengan menggunakan speaker ponsel pintar, aplikasi ini menyalurkan suara melalui paper cone dan berdasarkan gema dari suara yang diambil oleh aplikasi, maka akan dapat mengetahui apakah mungkin terdapat cairan di belakang gendang telinga. Yang berpotensi adalah resiko gangguan atau infeksi pada telinga.

Sejauh ini berdasarkan tes yang team peneliti lakukan, melibatkan sekitar 50 anak. Ditemukan bahwa aplikasi ini dapat bekerja secara akurat 85 persen. Berdasarkan hasil pengujian dari  beberapa anak yang terlibat di penelitian itu, menunjukkan bahwa cairan di belakang gendang telinga mungkin tidak selalu menjadi indikasi infeksi telinga, namun hanya kotoran yang menyumbat.

Team pembuat aplikasi pada smartphone terbaru ini disarankan untuk  menyertakan informasi tambahan kepada tiap pengguna tentang cara menafsirkan hasil diagnosa infeksi telinga. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com