Alexander Marwata: Revisi UU KPK Wewenang Pemerintah dan DPR

Home / Berita / Alexander Marwata: Revisi UU KPK Wewenang Pemerintah dan DPR
Alexander Marwata: Revisi UU KPK Wewenang Pemerintah dan DPR Alexander Marwata, Pimpinan KPK saat memberikan sambutan pada Roadshow Bus KPK di Kota Blitar, Jumat (13/9/2019). (FOTO: Sholeh/TIMES Indonesia)

TIMESJOMBANG, BLITAR – Menyikapi adanya Surat Presiden RI terkait revisi UU KPK, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan bahwa KPK hanyalah pelaksana undang undang. Sedangkan revisi undang undang adalah domain atau wewenang pemerintah dan DPR .

"Yang bisa kita lakukan adalah memberikan masukan kepada pemerintah maupun DPR terkait apa sih yang sebetulnya kita inginkan, ya kan seperti itu kita beri masukan tadi hal hal yang yang menjadi dengan masyarakat itu," ujarnya ditemui usai membuka Roadshow Bus KPK di Kota Blitar, Jumat (13/9/2019).

Namun, dikatakannya, apakah masukan itu diterima atau diakomodasi pemerintah atau DPR, menjadi kewenangan mereka.

"Kita tidak bisa memaksakan ini loh yang harus ada di undang undang karena itu domain pemerintah dan DPR," imbuhnya.

Saat ditanya apakah dengan adanya revisi UU KPK akan berpengaruh kepada independensi KPK, Alexander menegaskan bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi independensi KPK. Bahkan ia menjamin dalam menjalankan pekerjaan pimpinan KPK selalu independen.

"Dalam hal menjalankan pekerjaan kita jamin pasti independen bahkan pimpinan KPK pun tidak bisa mengintervensi pekerjaan penyidik dan penuntut umum di KPK, apa itu kurang independen, kan tetap independen," tegasnya.

Ia mengajak semua pihak untuk menunggu perkembangan revisi UU KPK ini karena masih RUU dan belum final. Dikatakannya, DPR nanti juga masih akan mengundang pihak pihak antikorupsi dan mengundang lapisan masyarakat yang peduli pada KPK untuk diajak rembug. "Jadi KPK sudah memberikan masukan, keputusan terakhir ada di tangan pemerintah dan DPR," ujar Alexander Marwata. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com