Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Penerapan Kebijakan Penundaan Cicilan Kredit Bagi UMKM Terdampak Covid-19

Home / Berita / Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Penerapan Kebijakan Penundaan Cicilan Kredit Bagi UMKM Terdampak Covid-19
Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Penerapan Kebijakan Penundaan Cicilan Kredit Bagi UMKM Terdampak Covid-19 Gus Ali saat sosialisasi bersama OJK Malang. (Foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

TIMESJOMBANG, MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI, H Ali Ahmad atau akrab disapa Gus Ali mendorong pemerintah untuk merealisasikan kebijakan penundaan cicilan kredit bagi para pelaku UMKM yang terdampak virus Corona atau Covid-19

"Penundaan pembayaran cicilan kredit UMKM ini tujuannya agar sektor usaha tetap berjalan dari dampak penyebaran Covid-19," ujar Gus Ali kepada TIMES Indonesia, Minggu, (29/3/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan adanya penundaan pembayaran cicilan itu, setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat dalam jangka pendek. Khususnya bagi pelaku UMKM.

"Tentunya yang berhak mendapatkan hak penundaan adalah UMKM yang memiliki itikad baik seperti informal, usaha Mikro dan pekerja berpenghasilan harian yang memiliki kewajiban pembayaran kredit untuk menjalankan usaha," kata Legislator dari Dapil Malang Raya ini.

Sedangkan untuk tata cara pengajuan, kata dia, pemerintah telah menetapkan alurnya.  Diantaranya, debitur wajib mengajukan permohonan kepada bank atau leasing.

Kemudian politisi PKB ini menyebutkan, bank melakukan assesmen kelayakan atau tidak. Sedangkan yang terakhir, bak maupun leasing merealisasikan pengajuan dari debitur, apabila telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.

"Restrukturisasi atau perpanjangan waktu yang nilainya melalui penilaian atau diskusi antara debitur dengan bank atau leasing," kata Ketua DPC PKB Kabupaten Malang tersebut.

Selain mendorong pemerintah untuk menunda cicilan kredit bagi UMKM, Gus Ali juga meminta kepada pemerintah supaya tetap menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com