Tinjau Pembangunan Venue PON XX 2020 Papua, Menko PMK RI Mengaku Puas

Home / Berita / Tinjau Pembangunan Venue PON XX 2020 Papua, Menko PMK RI Mengaku Puas
Tinjau Pembangunan Venue PON XX 2020 Papua, Menko PMK RI Mengaku Puas Menko PMK RI Muhadjir Effendy saat meninjau progres pembangunan empat venue PON XX 2020 di Papua (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESJOMBANG, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy mengaku puas dengan progres empat venue PON XX 2020 Papua yang saat ini sedang dibangun oleh Kementerian PUPR RI.

Seluruh progres fisik pembangunan empat venue yang telah dilaksanakan sejak Desember 2018 tersebut sudah di atas 70 % dan ditargetkan dapat selesai satu atau dua bulan lebih cepat dari jadwal akhir waktu kontrak.

Pembangunan-Venue-2.jpg

Menko PMK RI Ia menyebut, semua proses pembangunan fisik venue PON Papua, seperti cabang hoki dan criket telah memenuhi standar internasional.

“Saya harapkan pembangunan venue untuk pertandingan PON XX Papua 2020 dapat selesai tepat waktu dan bisa digunakan untuk PON,” kata Menko Muhadjir usai meninjau pembangunan arena olahraga dan fasilitas pendukung PON XX Papua 2020, Jayapura, Sabtu (25/1/2020).

Kunjungan kerja yang dilakukan Menko PMK RI tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo saat Rapat Terbatas (Ratas) terkait Persiapan Penyelenggaraan PON XX di Papua pada 17 Januari 2020 lalu.

Pembangunan-Venue-3.jpg

Saat ini, Kementerian PUPR RI melalui Ditjen Cipta Karya tengah menyelesaikan pembangunan empat arena olahraga dalam mendukung pelaksanaan PON XX di Provinsi Papua tahun 2020.

Pembangunan arena olahraga dilakukan di Kabupaten Jayapura yakni arena (venue) Aquatic dan ISTORA Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hockey (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Hingga 19 Januari 2020, pembangunan fisik arena aquatic mencapai 78,2 % dan ditargetkan selesai Juli 2020. Progres pembangunannya lebih cepat dari target semula sebesar 60,9 %.

Saat ini tengah dilakukan pengerjaan fisik berupa erection catwalk, finishing kolom, atap space frame, bangunan kolam tanding serta kolam diving. Venue Aquatic Papua dibangun sesuai dengan Standar FINA dengan biaya  APBN (MYC) tahun 2018-2020 sebesar Rp 401 miliar.

Pembangunan-Venue-4.jpg

Pembangunan Istora Papua Bangkit mencapai 74,01 persen atau lebih cepat dari jadwal sebesar 62,8 %. Venue ini dibangun dengan dana sebesar Rp 257,5 miliar oleh kontraktor PT PP (Persero) dan konsultan manajemen PT Virama Karya sebesar Rp 4,8 miliar.

Selanjutnya pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey baik indoor maupun outdoor telah mencapai 74,7 % atau lebih cepat dari rencana awal sebesar 68,2 %. Pengerjaannya sendiri ditargetkan rampung pada Juni 2020.

Saat ini tengah dikerjakan instalasi atap tribun tribun dan lantai dua pada lapangan indoor, finishing pengerjaan rangka atap baja, lapangan, dan jalan arena Cricket. Total biaya pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey sebesar Rp 277 miliar oleh kontraktor PT Nindya Karya dan konsultan manajemen PT Bina Karya senilai Rp 4,9 miliar.

Pembangunan-Venue-5.jpg

Selain empat venue tersebut, Kementerian PUPR RI juga melakukan penataan kawasan seperti Kampung Harapan seluas 32 hektar. Di lokasi ini akan dibangun sejumlah fasilitas pendukung PON XX diantaranya wisma atlet, kawasan komersial (mal), , lapangan latihan atau pemanasan, zona aman stadion, area parkir, toilet, dan pinang room.

Di kompleks ini juga tengah dibangun Stadion Utama Papua Bangkit yang dilengkapi papan skor, peralatan sistem waktu, dan lampu LED standar FIFA, dengan kekuatan 1.800 Lux.

Progres pembangunannya dalam tahap penentuan pemenang lelang pekerjaan fisik. Namun untuk konsultan pembangunan telah terpilih yakni PT Virama Karya (Persero) pada 23 Desember 2019 dengan anggaran Rp 3,81 miliar.

Sementara untuk kawasan Doyo Baru akan dibangun kantor, sekolah, utilitas, wisma putri dan putra, lapangan tenis, basket, gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (setelah pelaksanaan PON XX).

Saat ini progres pembangunannya mencapai 2,04 % oleh kontraktor pelaksana PT Cahaya Bina Karya sejak kontrak per 4 Desember 2019 dengan anggaran sebesar Rp 64,9 miliar serta konsultan MK oleh PT Ciriajasa Engineering Consultant per 20 Desember 2019 dengan biaya sebesar Rp 2,45 miliar.

Dalam kunjungan kerja serta meninjau progres empat venue PON XX 2020 Papua yang sedang dibangin Kementerian PUPR RI tersebut, Menko PMK RI Muhadjir Effendy didampingi oleh Kepala Pusat PPSOP Iwan Suprijanto. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com